Memperpanjang Kabel USB dengan Kabel UTP web version
Posted on 30th December 2007 by YusdaPada kesempatan kali ini saya akan berusaha menulis dan mejelaskan cara membuat USB Extender dengan perpanjangan menggunakan Kabel UTP, agar dapat lebih memperjelas tulisan ini, saya juga menyertakan gambar/ foto dari album foto Pa Egoen. Sebelum nya saya ucapkan terima kasih buat Pak Goen, yang selalu memberikan inspirasi2 baru.
Ok, Mengapa kita perlu kabel USB yang panjang? Karena kabel Usb yang tersedia di Pasaran biasanya maksimal cuma 1-1,5 mtr. Walau sebenarnya ada yang 10-20 mtr, tapi jarang ada dan biasanya memerlukan USB repeater (klo ga salah itu namanya) untuk memperkuat aliran data di USB yang cukup panjang. yang menjadi masalah adalah harga USB repeater tersebut cukup mahal untuk saya beli, untunglah…Pak Goen memberikan solusi dengan memperpanjang kabel USB menggunakan kabel UTP. Karena klo kabel USB nya diperpanjang dengan UTP kemungkinan besar untuk 20 mtr masih bisa tanpa USB Repeater(walaupun masih tergantung sama USB nya yang di Motherboard juga). Biasanya keperluan kabel USB panjang ini digunakan untuk pemasangan antena USB WiFi OutDoor, perpanjangan kabel printer,USB HUB, dll…
Disaranakan menggunakan USB ver 1.0, karena berdasarkan pengalaman. Trik ini hampir selalu berhasil pada USB ver 1.0
Baiklah, kita langsung pada prakteknya saja. Bahan dan peralatan yang perlu disiapkan adalah:
- Kabel UTP, panjang nya sesuai dengan keperluan. Tetapi saya sarankan tidak lebih dari 20 meter. Kalau lebih dari 20 meter, akan diperlukan usb repeater/ usb extender untuk memperkuat aliran data dan daya.
- Kabel USB
- Rubber tape
- Thermofit/ kondom kabel (optional)
- Pipa pvc kecil
- Gunting
- Solder

Setelah semua bahan disiapkan, yang pertama harus dilakukan adalah Kupas kabel UTP pada kedua ujung nya. Dan di bagi menjadi 4 bagian seperti pada gambar di bawah ini. Pembagian nya, kabel orange di gabung dengan kabel putih-orange, putih-biru, hijau dan sisanya dari 4 kabel digabung menjadi satu.

Selanjutnya, kabel usb yang sudah disiapkan tadi dipotong manjadi 2 bagian.

Kemudian ujung2nya di kupas, seperti pada gambar dibawah:

Tahap selanjutnya, masukkan pipa pvc kecil/ pipauntuk pelindung sambungan ke masing masing ujung bakel UTP

Dan, begitu juga pada bagian kabel usb nya. Masukkan kondom pembungkus kabel pada masing masing bagian kabel USB.

Selanjutnya, sambungkan kabel UTP dengan kabel USB, dengan urutan seperti gambar di bawah ini, sangat disarankan menggunakan solder, karena dari pengalaman saya ketika tidak menggunakan solder, USB device tidak terdetek oleh computer walaupun sudah diset menjadi USB versi 1.0 (untuk ngeset ke usb versi 1.0 atau 1.1 dlakukan lewat setting bios, perlu di ingat, klo usb di set ke versi 1, maka semua port usb akan nejadi versi 1 atau 1.1 semua nya):

Setelah semua kabel tersambung, bungkus sambungan tersebut menggunakan kondom kabel/ thermofit.

Dan setelah itu, bungkus kembali sambungan tadi dengan pipa pvc kecil.

Sekarang, kabel USB sudah siap digunakan untuk keperluan antenna Wajanbolic menggunakan USB WiFi/ USB WLAN

Semoga bisa bermanfaat.
Yusda R. Noor
Popularity: 50% [?]
[...] Source : Yusda R. Noor [...]
waduh… untung ada ini tutorial so sa suda taumi bagaimana itu caranya menyambung kabel, tengkyu na temang…
coba dulu y mas ntar kalo ad masalah aku hub tolong d bantu y
bagaimana cara meseting dari usb ver 2.0 ke ver 1.0
terimakasih
mohon informasi tentang warna kabel pada kabel usb, saya menemukan dua kabel usb yang berbeda warna (kabel usab dan kabel usb hub). informasi mungkin dalam urutan pada konektornya. terima kasih
saya punya masalah memperpanjang kabel usb… saya perpanjang kabelnya pake kabel tellphone.. tapi kok wifi-nya mati-nyala2…. saya pke kabel yang panjangnya 15 meter ! apakah saya harus pakai usb repeater?
[...] RJ45 diganti pake port USB. Kalo mau bikin sendiri juga bisa, tutorial lengkapnya bisa dibaca di sini. Cuman berhubung saya males gaptek, saya cari praktisnya aja beli yang udah jadi di Jogjabolic [...]
ini bisa internet gratis?
mas, kalo pakai wajanbolic itu bisa sampai maksimal berapa kilo meter ? kalau untuk penguat sinyalnya kira - kira pakai apa ya ? ma kasih ya mas ?

















